Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Pemkab Sekadau Serahkan 511 E-STDB Petani Sawit Swadaya

 

Foto: Bersama acara Penyerahan Sebanyak 511 E-STDB

Sekadau, dermagafm.com — Bupati Sekadau Aron, S.H. menyerahkan secara simbolis 511 dokumen elektronik Surat Tanda Daftar Budidaya (E-STDB) kepada kepala desa di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Rabu (30/9/2026).

Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Camat Nanga Taman. Sebanyak 511 E-STDB tersebut berasal dari lima desa, yakni Desa Senangak, Nanga Engkulun, Nanga Koman, Nanga Mongko, dan Lubuk Tajau.

Commodities and Green Financing Coordinator WWF Indonesia Arabela Landscape Area Kabupaten Sekadau, Muhammad Munawir, mengatakan capaian tersebut merupakan bentuk dukungan WWF Indonesia sebagai mitra pembangunan dalam membantu pemerintah daerah mencapai target E-STDB bagi pekebun sawit swadaya.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sekadau, Drs. Sandae, M.Si., mengatakan berdasarkan data statistik perkebunan, luas perkebunan sawit yang dikelola petani swadaya, baik mandiri maupun plasma, mencapai sekitar 52.127 hektare.

Menurut dia, pendataan dan pemetaan dilakukan melalui kolaborasi Pemkab Sekadau dengan WWF Indonesia di lima desa. Dari kegiatan tersebut, diterbitkan E-STDB untuk sejumlah pekebun di masing-masing desa.

Sandae menjelaskan, penerbitan E-STDB tidak dapat dilakukan terhadap seluruh lahan karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, terutama terkait status kawasan dan tumpang tindih dengan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

“Pemerintah berkomitmen terus melakukan pendataan dengan berkolaborasi bersama mitra strategis pembangunan,” kata Sandae.

Camat Nanga Taman Robertus Robby mengatakan E-STDB penting bagi pekebun sawit swadaya karena memuat identitas pemilik, asal bibit, hingga lokasi kebun.

Sementara itu, Bupati Sekadau Aron mengatakan kelapa sawit memiliki peran penting terhadap perekonomian daerah. Ia menyebut Kabupaten Sekadau berada di peringkat ketujuh berdasarkan luas lahan sawit dan peringkat kelima sebagai penghasil CPO terbesar di Kalimantan Barat.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sekadau pernah berada di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat. Itu semua karena petani sawit,” ujar Aron.

Aron juga mengapresiasi WWF Indonesia yang membantu pemerintah daerah dalam pendataan pekebun sawit swadaya serta mendukung pengembangan sawit berkelanjutan di Kabupaten Sekadau. (Ika) 

Editor penJab Radio Dermaga Sekadau 



Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya