![]() |
| Foto Bersama Pengurus Golkar |
Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Sekadau, organisasi Hasta Karya, organisasi sayap partai, serta pimpinan Partai Golkar dari tujuh kecamatan tersebut diikuti sebanyak 120 peserta.
Ketua Panitia MUSDA VI, Zeinal, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MUSDA merupakan bagian dari amanat dan ketentuan organisasi Partai Golkar. Forum tersebut memiliki sejumlah agenda penting, antara lain menyusun program kerja partai, memilih dan menetapkan kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Sekadau periode 2025–2030, serta memperkuat solidaritas dan persatuan kader.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan dan kader yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Dari sisi pembiayaan, pelaksanaan MUSDA didukung oleh DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat dan DPD Partai Golkar Kabupaten Sekadau tanpa bantuan dari pihak luar.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sekadau, Fransiskus Ason, menegaskan bahwa MUSDA menjadi momentum penting untuk melakukan penyegaran organisasi sekaligus mengevaluasi kinerja kepengurusan dan kader.
Menurutnya, kader yang kurang aktif perlu dievaluasi agar ke depan Partai Golkar memiliki kepengurusan yang lebih solid dan mampu menjalankan roda organisasi secara maksimal.
Ia mengajak seluruh kader Golkar di tujuh kecamatan untuk menjaga persatuan, kekompakan, dan kebersamaan dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Fransiskus Ason juga mendorong seluruh kader agar memiliki optimisme dan keberanian untuk memperjuangkan kemenangan Partai Golkar, baik dalam pemilihan legislatif maupun agenda politik lainnya.
Untuk mencapai target tersebut, partai perlu mempersiapkan calon anggota legislatif yang berkualitas, merangkul tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta memperkuat saksi-saksi agar mampu menjaga dan mempertahankan perolehan suara partai.
Ia berharap MUSDA VI dapat menghasilkan kepengurusan yang kuat, kompak, dan memiliki semangat juang untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Sekadau.
Dalam kesempatan yang sama, sambutan Bupati Sekadau yang diwakili Staf Ahli Bupati Sekadau, Hermansyah, SE., M.A.P., menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan MUSDA VI Partai Golkar Kabupaten Sekadau Tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Sekadau berharap MUSDA dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan demokratis serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju.
Hermansyah menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau mengapresiasi kontribusi dan dukungan Partai Golkar selama ini terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap kepengurusan Partai Golkar yang terpilih nantinya dapat terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Sekadau yang maju dan sejahtera.
Partai politik, menurutnya, juga diharapkan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan, terlebih Kabupaten Sekadau akan memasuki usia ke-23 tahun pada 18 Desember 2026.
Pengarahan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, M. Ichsan, menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan MUSDA VI tersebut.
Dalam arahannya, Ichsan menegaskan bahwa kader Partai Golkar harus menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.
Memasuki usia ke-62 tahun, Partai Golkar diharapkan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila, gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Ia menyebutkan bahwa MUSDA bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus membangun kekuatan partai dalam menghadapi tantangan politik lima tahun mendatang.
Secara khusus, Ichsan meminta Fraksi Partai Golkar Kabupaten Sekadau tidak berpuas diri dengan perolehan tiga kursi di DPRD saat ini. Ia mendorong seluruh kader untuk bekerja lebih maksimal agar perolehan kursi Partai Golkar dapat meningkat pada pemilu mendatang.
Selain itu, konsolidasi organisasi harus diperkuat melalui musyawarah mufakat, penyederhanaan mekanisme organisasi, serta pembenahan kepengurusan hingga tingkat desa.
Ichsan juga meminta kader dan anggota Fraksi Golkar agar lebih aktif mendekatkan diri kepada masyarakat serta memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan daerah melalui pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Kader Golkar juga diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi yang benar mengenai berbagai kebijakan pemerintah, termasuk program-program Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, keberadaan partai politik harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, seluruh pengurus di setiap tingkatan diharapkan semakin aktif hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat.
Menutup arahannya, Ichsan mengajak seluruh kader menjadikan MUSDA VI sebagai momentum memperkuat persatuan, mengevaluasi organisasi, serta menyusun langkah strategis untuk membesarkan Partai Golkar Kabupaten Sekadau selama lima tahun ke depan.
Melalui MUSDA VI ini, Partai Golkar Kabupaten Sekadau diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid, memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa, serta meningkatkan kontribusi politik dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan pembangunan daerah.
Catatan redaksi: Sebelum diterbitkan, perlu dipastikan kembali penulisan periode kepengurusan 2025–2030, karena MUSDA dilaksanakan pada tahun 2026. Jika yang dimaksud periode 2026–2031, bagian tersebut perlu disesuaikan. (Ika)
Editor: Penjab dermagafm.com
