Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Anak SD Berani Tampilkan Budaya Nari Sambut Kunjungan Tim Sekolah Adat Sekadau

 

Sekadau, dermagafm.com  – Kedatangan Tim Sekolah Adat Sekadau pada 14 April disambut dengan penuh semangat oleh anak-anak sekolah dasar di salah satu desa di Kabupaten Sekadau. Dengan penuh percaya diri, anak-anak tampil menari tarian adat Dayak sebagai bentuk penghormatan sekaligus kebanggaan terhadap budaya lokal yang mereka miliki.

Penampilan tari adat tersebut menjadi momen istimewa karena ditampilkan langsung oleh anak-anak SD yang selama ini aktif mengikuti kegiatan Sekolah Adat. Meski masih belia, mereka berani tampil di hadapan tamu dan masyarakat, menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya Dayak dapat tumbuh sejak usia dini.

Salah satu penari cilik, Adek Nia, mengaku senang bisa tampil menari untuk menyambut tamu. “Saya senang menari adat karena ini budaya kita orang Dayak. Saya mau terus belajar supaya tidak hilang,” ujarnya dengan wajah ceria.

Hal senada disampaikan Dena, yang juga terlibat dalam penampilan tersebut. Menurutnya, belajar budaya lokal membuat dirinya lebih percaya diri. “Kami diajar menari dan cerita adat. Saya bangga jadi orang Dayak, karena Dayak pemilik Borneo,” kata Dena dengan penuh semangat.

Sementara itu, Ipa, salah satu peserta Sekolah Adat lainnya, mengungkapkan bahwa dukungan dari para pendamping sangat berpengaruh terhadap keberanian mereka tampil di depan umum. “Kakak-kakak Sekolah Adat selalu bilang jangan malu dengan budaya sendiri. Jadi kami berani tampil,” tuturnya.

Anak-anak tersebut juga menyebut peran besar Florentina Dessi, penggerak Sekolah Adat, yang terus mendorong mereka untuk mencintai dan melestarikan budaya Dayak. Melalui bimbingan yang sabar dan metode belajar yang menyenangkan, anak-anak tidak hanya diajarkan keterampilan seni, tetapi juga nilai jati diri sebagai masyarakat adat.

Kunjungan Tim Sekolah Adat Sekadau ini menjadi ruang belajar bersama dan ajang memperkuat semangat pelestarian budaya lokal. Kehadiran anak-anak yang berani tampil menari adat menjadi simbol bahwa budaya Dayak masih hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.

Melalui kegiatan seperti ini, Sekolah Adat diharapkan terus menjadi wadah tumbuhnya rasa bangga, keberanian, dan cinta budaya bagi anak-anak Dayak sebagai pemilik tanah Borneo yang kaya akan warisan leluhur.(Ika)

Editor: Pen Jab Radio Dermaga

Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya