Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Kadis Dinsos PPPA, Martinus Ridi SKM, MM Dorong Perangkat Daerah Perkuat Program Kabupaten Layak Anak dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak

 

Sekadau, dermagafm.com – Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar Rapat Evaluasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 sebagai upaya mengukur capaian program, mengidentifikasi kendala, sekaligus perbaikan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Acara ini digelar di Gedung PKK Kabupaten Sekadau, 2 September 2026.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau tersebut juga menjadi momentum awal bagi Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam mempersiapkan penyusunan RAD KLA periode 2027–2031.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, mengatakan evaluasi RAD KLA bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan bagian penting untuk melihat kembali berbagai program yang telah dilaksanakan.

Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengukur capaian, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah perbaikan agar pelaksanaan program pemenuhan hak dan perlindungan anak ke depan dapat berjalan lebih optimal.

“Pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilaksanakan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Martinus Ridi.

Ia menjelaskan, melalui evaluasi pelaksanaan RAD KLA Tahun 2023–2026, pemerintah daerah ingin memperoleh gambaran yang jelas mengenai capaian program dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui berbagai kekurangan maupun program yang belum berjalan secara optimal.

Martinus Ridi mengungkapkan, berdasarkan evaluasi mandiri KLA Tahun 2024 yang dilakukan pada 2025, Kabupaten Sekadau memperoleh nilai 661. Namun, setelah melalui proses verifikasi oleh kementerian, nilai akhir yang diperoleh sebesar 590 sehingga Kabupaten Sekadau masih berada pada kategori Pratama.

Sementara itu, hasil evaluasi mandiri KLA Tahun 2025 menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Pemerintah Kabupaten Sekadau berharap peningkatan tersebut dapat membawa Sekadau meraih kategori KLA yang lebih tinggi setelah melalui proses verifikasi.

“Harapan kita tentunya capaian evaluasi mandiri tahun 2025 ini dapat terus meningkat dan menjadi dasar untuk memperbaiki berbagai indikator yang masih perlu diperkuat,” katanya.

Martinus Ridi menambahkan, kegiatan evaluasi tersebut sekaligus menjadi awal penyusunan RAD KLA periode 2027–2031. Karena itu, seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas KLA diharapkan dapat menyusun program yang benar-benar memberikan kontribusi terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Selain program, penguatan sistem dokumentasi dan pengelolaan data juga menjadi hal penting. Setiap perangkat daerah diharapkan dapat mendokumentasikan program dan kegiatan dengan baik serta menyediakan data yang akurat sebagai bahan evaluasi dan pendukung penilaian KLA.

Sementara itu, perwakilan Wahana Visi Indonesia (WVI), Margareta Siregar, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa keberhasilan Kabupaten Layak Anak membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media.

Margareta Siregar juga mendorong penguatan upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan anak, seperti putus sekolah, kekerasan, perkawinan usia dini, penyalahgunaan narkoba, serta persoalan sosial lainnya. Ia turut menekankan pentingnya melibatkan Forum Anak dalam proses pembangunan, termasuk dalam Musrenbang, karena anak memiliki perspektif dan kebutuhan yang berbeda dengan orang dewasa.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok berdasarkan klaster KLA, paparan hasil pelaksanaan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2024–2025, diskusi evaluasi RAD per klaster, serta penyusunan target RAD KLA Tahun 2027–2031.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sekadau diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dan menyusun rencana aksi yang lebih terarah, terukur, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Sekadau (Ika)

Editor penJab Radio Dermaga Sekadau

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Berita Lainnya