Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Sekda Sekadau Buka Evaluasi Kabupaten Layak Anak, Siapkan RAD KLA 2027–2031

Foto: Evaluasi Kabupaten Layak Anak, Siapkan RAD KLA 2027–2031

Sekadau, dermagafm.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa, membuka kegiatan Evaluasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026, di Gedung PKK, Rabu (2/9/2026).

Evaluasi tersebut digelar untuk mengukur capaian pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala, serta menyusun langkah perbaikan dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Sekadau.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum awal penyusunan RAD KLA Kabupaten Sekadau periode 2027–2031.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, mengatakan evaluasi tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi bagian penting untuk melihat kembali efektivitas berbagai program yang telah dilaksanakan.

“Evaluasi dilakukan untuk mengukur capaian, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah perbaikan ke depan,” kata Ridi.

Menurut dia, pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Melalui evaluasi pelaksanaan RAD KLA 2023–2026, pemerintah daerah diharapkan memperoleh gambaran mengenai capaian program dan kegiatan, sekaligus mengetahui berbagai kekurangan dan program yang belum berjalan secara optimal.

Ridi menjelaskan, berdasarkan evaluasi mandiri KLA Tahun 2024 yang dilakukan pada 2025, Kabupaten Sekadau memperoleh nilai 661. Namun, setelah melalui proses verifikasi oleh kementerian, nilai akhir yang diperoleh menjadi 590.

Dengan nilai tersebut, Kabupaten Sekadau masih berada pada kategori Pratama.

Sementara itu, hasil evaluasi mandiri KLA Tahun 2025 menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Pemerintah daerah berharap peningkatan tersebut dapat mendorong Sekadau naik ke kategori yang lebih tinggi setelah melalui proses verifikasi.

Ridi menambahkan, penyusunan RAD KLA 2027–2031 harus diarahkan pada program yang benar-benar memberikan kontribusi terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Seluruh perangkat daerah dan Tim Gugus Tugas KLA diharapkan dapat menyusun program yang benar-benar memberikan kontribusi terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak,” ujarnya.

Selain program, penguatan sistem dokumentasi dan pengelolaan data juga menjadi perhatian. Setiap kegiatan yang berkaitan dengan KLA perlu tercatat dan didukung data yang akurat agar dapat menjadi bukti capaian program.

Perwakilan Wahana Visi Indonesia (WVI), Maria Siregar, mengatakan Kabupaten Layak Anak merupakan sistem pembangunan yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta media massa untuk memenuhi dan melindungi hak anak.

Menurut Maria, predikat KLA kategori Pratama yang telah diperoleh Kabupaten Sekadau harus menjadi motivasi untuk memperkuat koordinasi dan membangun sistem yang lebih terintegrasi.

Setiap perangkat daerah, kata dia, perlu memahami peran masing-masing dalam mendukung peningkatan capaian KLA.

Maria juga menekankan pentingnya evaluasi untuk mengetahui akar persoalan yang dihadapi anak, seperti putus sekolah, kekerasan terhadap anak, perkawinan dini, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai persoalan sosial lainnya.

“Pencegahan membutuhkan investasi yang lebih kecil dibandingkan penanganan setelah masalah terjadi,” ujarnya.

Ia menilai penguatan sistem pencegahan perlu dilakukan sejak awal dan melibatkan berbagai sektor.

Selain itu, Maria menyoroti pentingnya keterlibatan Forum Anak dalam proses pembangunan. Anak-anak perlu diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan dan kebutuhannya, termasuk dalam proses perencanaan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Menurut dia, perspektif dan kebutuhan anak tidak selalu sama dengan orang dewasa sehingga suara anak perlu menjadi bagian dalam proses perencanaan kebijakan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa, mengatakan keberhasilan mewujudkan Kabupaten Layak Anak membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Menurut Isa, pemerintah daerah perlu membangun kerja sama dengan aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, media massa, dan masyarakat.

“Tujuan utama program Kabupaten Layak Anak adalah memastikan hak-hak anak terpenuhi sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang, merasa aman, serta memiliki kesempatan meraih cita-cita tanpa diskriminasi dan keterbatasan,” kata Isa.

Ia juga mengingatkan perangkat daerah dan anggota Gugus Tugas KLA agar memperhatikan kelengkapan dokumen dan administrasi sebagai bukti pelaksanaan program.

Menurutnya, salah satu kendala yang masih ditemukan adalah adanya kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi tidak didukung dokumentasi yang memadai.

Dokumen seperti undangan, notulen rapat, dokumentasi kegiatan, dan dokumen pendukung lainnya dinilai penting dalam proses evaluasi dan penilaian KLA.

Setiap perangkat daerah juga diharapkan mampu menjelaskan program, kebijakan, dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak.

Kabupaten Sekadau sebelumnya telah memperoleh predikat KLA kategori Pratama. Karena itu, seluruh pihak didorong untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kolaborasi agar hasil penilaian berikutnya dapat meningkat.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok berdasarkan klaster, paparan hasil pelaksanaan Evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2024–2025, diskusi evaluasi RAD per klaster, serta penyusunan target RAD KLA Kabupaten Sekadau periode 2027–2031. (Ika)

Editor penJab Radio Dermaga Sekadau

Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya