Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Bdk. Matius 1:21–24), kegiatan ini dihadiri oleh 115 peserta, yang terdiri atas mahasiswa IBEI, panitia, serta tamu undangan dari berbagai unsur kampus dan organisasi kemahasiswaan. Sejak sore hari, peserta tampak saling menyapa dan berbagi cerita, menciptakan suasana akrab yang mencerminkan semangat Natal.
Rangkaian acara diawali dengan Perayaan Ekaristi Natal yang dipimpin oleh RP. Adrianus Dilan, CP., S.Fil., M.Fil. Dalam suasana hening dan khidmat, misa menjadi ruang refleksi bersama tentang kehadiran Allah dalam kehidupan keluarga dan komunitas mahasiswa.
Ketua Panitia Natal Bersama, Aprianto Galang, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi buah dari kerja sama dan semangat pelayanan seluruh panitia. “Natal bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang kebersamaan dan saling menguatkan sebagai satu keluarga,” ujarnya dalam sambutan.
Nuansa reflektif semakin terasa saat Kosmas Abau, Ketua Umum KMK IBEI Periode 2025–2026, mengajak peserta memaknai kelahiran Yesus sebagai tanda kesetaraan dan harapan bagi semua. Ia juga menyinggung kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan sebagai wujud nyata iman yang hidup di tengah tantangan generasi muda saat ini.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Rektor IBEI, Yusron Toto, yang mengapresiasi peran mahasiswa dalam membangun kehidupan kampus yang inklusif dan berkarakter. Ia menilai kegiatan seperti Natal Bersama menjadi ruang penting bagi pembentukan nilai kemanusiaan dan persaudaraan.
Suasana hangat semakin terasa ketika rangkaian penampilan dimulai. Tarian pembuka membangkitkan semangat peserta, disusul drama kelahiran Yesus Kristus yang dibawakan panitia dan mahasiswa baru. Alunan musik, makan malam bersama, hingga sesi ice breaking membuat jarak antargenerasi mahasiswa mencair. Puncak keakraban terlihat saat sesi tukar kado oleh “Santa” KMK, yang disambut gelak tawa dan senyum bahagia.
Perayaan ditutup dengan foto bersama dan doa syukur, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Natal Bersama KMK IBEI 2025 menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan akademik, ruang kebersamaan dan kepedulian tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan mahasiswa.
Lebih dari sekadar perayaan iman, kegiatan ini menjadi momen untuk meneguhkan nilai kekeluargaan, solidaritas, dan harapan akan masa depan yang lebih manusiawi di lingkungan kampus dan masyarakat.(Penulis: Kosmas Abau, Aprianto Galang, Hilaria Julia)
Editor: Penanggung Jawab Radio Dermaga Sekadau

