![]() |
| RAT Tahun Buku 2025 APKS Keling Kumang di Gedung CU Keling Kumang Tp. Sambas Kabupaten Sekadau |
Sekadau,
dermagafm.com — Koperasi Produsen APKS
Keling Kumang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di
Gedung CU Keling Kumang Tp. Sambas Kabupaten Sekadau. Mengusung tema “Menuju pertanian modern yang lebih produktif,
efisien, ramah lingkungan dan berbasis teknologi”, kegiatan ini menegaskan
komitmen koperasi dalam mendorong transformasi sektor pertanian kelapa sawit
yang berkelanjutan. , Kamis 27 Februari 2026
Ketua APKS Keling Kumang, Antonius Anyu,
mengatakan modernisasi pertanian bertujuan meningkatkan hasil panen demi
menjaga ketahanan pangan. Menurut dia, modernisasi bukan berarti menghilangkan
peran petani, melainkan menyediakan alat dan teknologi yang lebih baik dan
efisien.
“Pertanian modern yang kita impikan adalah
pertanian berkelanjutan. Kita harus menjaga kelestarian ekosistem tanah, air,
dan ekonomi pertanian. Penggunaan teknologi harus selaras dengan alam, seperti
pemanfaatan pupuk yang tepat, bioteknologi, serta pengendalian hama terpadu
guna mengurangi dampak lingkungan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota meningkatkan
partisipasi dalam pengembangan usaha koperasi melalui penyertaan modal di
pabrik kelapa sawit (PMKS) serta memanfaatkan layanan produk koperasi. Anggota
didorong meningkatkan penjualan tandan buah segar (TBS) menggunakan surat
pengantar buah (SPB) dari koperasi serta berbelanja kebutuhan sarana produksi
di APKS.
Menurut Antonius, dengan kekompakan 1.920
petani anggota—730 di antaranya telah bersertifikasi ISPO dan RSPO—koperasi
optimistis mampu memperkuat posisi petani swadaya. Upaya tersebut meliputi
pengelolaan jasa jual-beli TBS dan pestisida, pengembangan kebun bibit sawit,
hingga penyediaan jasa alat berat untuk pembukaan lahan tanpa bakar.
Saat ini, pembangunan pabrik kelapa sawit
milik koperasi juga tengah berlangsung dan ditargetkan memasuki tahap
komisioning pada akhir 2026. “Semoga pada RAT tahun buku berikutnya kita sudah
menikmati hasil dari usaha pengolahan sendiri,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha
Kecil dan Menengah Kabupaten Sekadau, ST Emanuel, menyampaikan arahan Bupati
Sekadau Aron saat membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa RAT merupakan
pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi dan menjadi forum
pertanggungjawaban pengurus serta pengawas kepada anggota.
“RAT adalah wujud demokrasi koperasi. Di sini
kita menilai kinerja, memperkuat sumber daya manusia, serta mendorong
pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan administrasi dan keuangan,”
ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sekadau, lanjutnya,
memberikan apresiasi atas konsistensi APKS Keling Kumang dalam menyelenggarakan
RAT tepat waktu sebagai indikator kesehatan dan akuntabilitas manajemen
koperasi. Ia juga menekankan pentingnya transparansi laporan keuangan,
khususnya dalam penyajian sisa hasil usaha (SHU) secara adil dan terbuka.
Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong
penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Koperasi didorong
tidak hanya fokus pada simpan pinjam, tetapi juga mengembangkan usaha produktif
guna meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.
“Dengan
mengucap puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Rapat Anggota Tahunan
Koperasi Produsen APKS Keling Kumang secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata
Emanuel. (Ika)
Editor: penJab radio dermaga
