Sekadau, dermagafm.com – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten
Sekadau sekaligus Pembina Sanggar Tawak Borneo, Jeffray Raja Tugam, SE, menyampaikan ucapan selamat atas
peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Sanggar Tawak Borneo yang diperingati
pada Minggu, 15 Maret 2026.
Acara ini dilaksanakan di Dusun Amak bersama masyarakat, kaum muda dengan
kegiatan “Jelajah Hutan dan Budaya” di hutan Amak Dalam.
Acara hiburan malam harinya diadakan di Kompleks Rumah Betang Amak, yang dihadiri
Kadis Sosial, Kadis Pemuda, dua anggota DPRD Sekadau serta sejumlah tokoh
masyarakat dan segenap warga dusun Amak.
Dalam sambutannya , Jeffray menyampaikan
apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Sanggar Tawak Borneo yang selama
ini konsisten menjaga serta mempromosikan seni dan budaya Dayak di Kabupaten
Sekadau.
Menurut Jeffray, keberadaan Sanggar Tawak Borneo
merupakan bagian penting dalam upaya pelestarian budaya lokal, khususnya dalam
membina generasi muda agar tetap mencintai warisan budaya leluhur.
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-10
kepada Sanggar Tawak Borneo. Semoga semakin maju dan terus menjadi wadah bagi
generasi muda untuk belajar, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya Dayak
di Kabupaten Sekadau,” ujar Jeffray yang disambut tepuk tangan meriah oleh warga Dusun Amak
Ia juga menegaskan dukungannya terhadap
kegiatan dan gerakan budaya yang dilakukan oleh sanggar tersebut.
“Selama sepuluh tahun ini Tawak Borneo telah
menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menjaga identitas budaya Dayak
melalui berbagai kegiatan seni dan pertunjukan budaya. Kami sangat mendukung
keberlanjutan kegiatan-kegiatan budaya seperti ini,” tambahnya.
Jeffray berharap Sanggar Tawak Borneo terus
berkembang dan mampu menjadi pusat pembinaan seni budaya yang melibatkan
anak-anak muda di Sekadau.
“Saya berharap Tawak Borneo terus berperan
aktif membina generasi muda agar bangga dengan budayanya sendiri dan mampu
memperkenalkan budaya Dayak kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Jeffray juga
menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau agar memberikan
perhatian yang lebih besar kepada para penggiat budaya di daerah.
“Kami berharap Bupati dan Pemerintah Kabupaten
Sekadau dapat semakin memperhatikan para penggiat budaya, karena mereka adalah
garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan identitas budaya daerah,”
tutupnya.
Peringatan
HUT ke-10 Sanggar Tawak Borneo menjadi momentum refleksi perjalanan komunitas
seni tersebut dalam berkontribusi bagi pelestarian budaya Dayak di Kabupaten
Sekadau. Selama satu dekade, Sanggar Tawak Borneo telah aktif dalam berbagai
kegiatan seni, festival budaya, serta pembinaan generasi muda di bidang seni
tradisional. (Radio Dermaga)
