![]() |
| Wabup Sekadau dan Ketua DAD saat hadiri Iban Summit III di ITKK 15 Mei 2026 |
Sekadau, dermagafm.com – Kegiatan Iban Summit III yang digelar di Institut Teknologi Keling Kumang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sekadau serta Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau. Kegiatan yang mempertemukan tokoh adat, akademisi, pegiat budaya, dan generasi muda Dayak Iban tersebut dinilai memiliki dampak besar terhadap pembangunan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi lokal.
Wakil Bupati Sekadau Subandrio SH MH menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah melihat Iban Summit III bukan sekadar kegiatan seremonial budaya, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kapasitas masyarakat Dayak melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.
“Pemerintah Kabupaten Sekadau mendukung penuh pelaksanaan Iban Summit III karena kegiatan ini berdampak nyata terhadap pembangunan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi. Apa yang dilakukan oleh CUKK selama ini telah membantu masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan,” ujar Wakil Bupati Sekadau Subandrio dalam keterangannya di sela kegiatan.
Menurutnya, keberadaan kegiatan seperti Iban Summit III mampu menjadi jembatan antara pelestarian budaya dengan pembangunan modern yang tetap berakar pada nilai-nilai adat dan kearifan lokal masyarakat Dayak.
Ia juga menilai peran CU Keling Kumang sangat penting dalam mendorong perubahan sosial di tengah masyarakat. Melalui pendidikan, pelatihan, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas, CUKK dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat pedalaman.
“Kita melihat bagaimana CUKK membangun masyarakat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga pendidikan dan karakter budaya. Karena itu Pemda Sekadau sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini dan berharap dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sekadau Jeffray Raja Tugam SE mengatakan bahwa seluruh elemen masyarakat perlu mendukung kegiatan pelestarian budaya, riset adat, dan pengembangan pengetahuan lokal yang dilakukan melalui forum seperti Iban Summit III.
Menurutnya, budaya Dayak tidak cukup hanya diwariskan secara lisan, tetapi juga perlu didokumentasikan, diteliti, dan diperkenalkan kepada generasi muda melalui pendekatan akademik maupun kegiatan sosial budaya.
“Kami dari DAD Kabupaten Sekadau merasa perlu mendukung semua kegiatan pelestarian budaya dan riset seperti yang dilakukan oleh CUKK. Ini penting supaya identitas, adat, dan pengetahuan masyarakat Dayak tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” tegas Ketua DAD Kabupaten Sekadau.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Iban Summit III menjadi ruang penting bagi masyarakat Dayak untuk berdiskusi mengenai masa depan budaya sekaligus pembangunan masyarakat adat di tengah perkembangan zaman.
“Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pendidikan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Karena itu kegiatan seperti Iban Summit III sangat positif dan patut mendapat dukungan bersama,” ujarnya lagi.
Pelaksanaan Iban Summit III di lingkungan ITKK Sekadau juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan karena dinilai mampu memperkuat jejaring antar komunitas Dayak Iban dari berbagai daerah. Selain diskusi budaya dan seminar, kegiatan tersebut turut menampilkan berbagai bentuk ekspresi budaya, riset, dan pengembangan masyarakat berbasis adat.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat pelestarian budaya Dayak dapat terus tumbuh, sekaligus menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Sekadau yang berkelanjutan dan berakar pada identitas lokal masyarakatnya.
Informasi dari Pelaksanaan bahwa Iban Summit ke-4 akan dilaksanakan di Serawak Malaysia tahun 2029 mendatang. (NB)
Editor penJab radio dermaga Sekadau
