![]() |
| Testimoni Camat Ng TamanRoberthus Robby S.Sos, M.E |
Sekadau, dermagafm.com – Camat Nanga Taman, Roberthus Robby, S.Sos., M.E., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Sekadau yang telah mendampingi masyarakat Kabupaten Sekadau selama 15 tahun. Menurutnya, kehadiran WVI telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan bersama Pemerintah Kabupaten Sekadau.
Testimoni tersebut disampaikan Roberthus Robby pada acara Penutupan Program Sponsorship Area Program Sekadau Wahana Visi Indonesia dengan tema "Senyum Anak Sekadau Adalah Sukacita Kita".
Dalam testimoninya, Robby mengenang perjalanan awal kerja sama antara WVI dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau yang dimulai di enam desa binaan, yaitu Desa Meragun, Lubuk Tajau, Pantok, Nanga Engkulun, Senangak, dan Tapang Tingang. Seiring berjalannya waktu, program tersebut terus berkembang hingga saat pengembangan desa baru tahun 2023, dua desa ditambahkan, yakni Desa Engkulun Hulu dan Desa Semerawai.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Wahana Visi Indonesia yang selama kurang lebih 15 tahun telah menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Sekadau. Program ini dimulai di enam desa, kemudian berkembang hingga mencakup Desa Engkulun Hulu dan Desa Semerawai. Ini menjadi bukti bahwa manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat sehingga jangkauannya terus bertambah," ujar Robby.
Ia mengatakan, berbagai program yang dijalankan WVI tidak hanya berfokus pada anak-anak, tetapi juga menyentuh pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta peningkatan kapasitas masyarakat desa.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sekadau dan WVI menjadi salah satu bentuk kemitraan yang berhasil karena mampu menjawab berbagai persoalan dasar yang dihadapi masyarakat.
"Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sekadau dengan Wahana Visi Indonesia ini luar biasa. Kerja sama yang dibangun bukan hanya dalam bentuk pemberdayaan ibu-ibu dan anak-anak melalui berbagai program, tetapi juga memperkuat perlindungan anak agar hak-hak mereka dapat terpenuhi dengan baik," katanya.
Robby menambahkan, selama pendampingan berlangsung, WVI turut membantu pemerintah dalam mendorong terpenuhinya berbagai kebutuhan dasar anak dan keluarga.
"Melalui kerja sama ini, kebutuhan dasar anak-anak mulai terpenuhi secara bertahap. Mulai dari aspek perlindungan anak, kesehatan, perbaikan gizi, penyediaan air bersih, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), hingga akses pendidikan. Semua itu perlahan-lahan bisa diwujudkan berkat sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan Wahana Visi Indonesia," ungkapnya.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama yang dibangun selama bertahun-tahun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat kabupaten maupun desa.
"Apa yang telah dilakukan WVI selama ini menjadi warisan yang sangat berharga bagi masyarakat Sekadau. Kami berharap semangat kolaborasi ini tetap berlanjut meskipun Program Sponsorship WVI telah berakhir. Nilai-nilai pemberdayaan, kepedulian terhadap anak, dan kerja sama lintas sektor harus terus kita jaga demi masa depan anak-anak Kabupaten Sekadau," tuturnya.
Di akhir testimoninya, Camat Nanga Taman mengajak seluruh pemerintah desa, lembaga masyarakat, dan para pemangku kepentingan untuk melanjutkan berbagai program yang telah dirintis WVI agar manfaatnya tetap dirasakan oleh generasi mendatang.
"Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Wahana Visi Indonesia atas dedikasi dan pengabdiannya selama 15 tahun di Kabupaten Sekadau. Apa yang telah ditanamkan selama ini akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan anak-anak Sekadau yang sehat, cerdas, terlindungi, dan memiliki masa depan yang lebih baik," pungkas Robby.
Camat juga menyampaikan data sejumlah Sarana Air Minum Nanga Taman pada Radio Dermaga, yakni:
1. Sistem gravitasi 117 sarana, yang masih aktif 58, masih aktif tapi perlu perbaikan 51 yang Sudah Tidak Aktif 8 sarana
2. Jumlah Akses dari total populasi 20.931 jiwa, penerima manfaat atau yang sudah mengakses sarana air minum sebanyak 16.743 jiwa, jika di persentasekan di angka 79,99% atau 80 % sudah mengakses air (berdasarkan data dashbord mWater, namun perlu verifikasi final. (NB)
Editor: Pen.Jab Radio Dermaga
