Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Wakil Bupati Membuka Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Sekadau, Pemkab Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Ramah Anak

Sekadau, DermagaFM.com – Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Sekadau, Kegiatan yang mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" ini menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memenuhi hak, perlindungan, dan tumbuh kembang anak. Senin (27/7/2026).

Laporan Ketua Panitia, Petronela Eli, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap perlindungan anak.

"Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, mitra pembangunan, dan para donatur dalam mewujudkan Kabupaten Sekadau yang ramah anak," ujarnya.

Petronela Eli menjelaskan, pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari 27 sponsor, di antaranya Wahana Visi Indonesia (WVI), Bank Kalbar, TP PKK Kabupaten Sekadau, Dharma Wanita Persatuan, sejumlah perusahaan, pelaku usaha, serta berbagai mitra lainnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau itu melibatkan 450 peserta, terdiri atas siswa-siswi sekolah, peserta berbagai perlombaan, Forum Anak Desa, dan para pendamping.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, panitia, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional Tahun 2026.

Sementara itu, Manajer Area Program Wahana Visi Indonesia (WVI) Sekadau, Margareta Siregar, mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk merefleksikan pemenuhan hak-hak anak, perlindungan anak, serta pelibatan anak dalam pengambilan keputusan.

Menurutnya, penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama yang diraih Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar seluruh anak memperoleh haknya secara utuh.

Margareta juga mengungkapkan bahwa WVI akan mengakhiri program jangka panjangnya di Kabupaten Sekadau pada September 2026. Meski demikian, ia berharap kolaborasi dalam memperjuangkan kesejahteraan anak tetap berlanjut.

"Kepada anak-anak, jangan pernah merasa rendah diri. Teruslah bermimpi, berani meraih cita-cita, menjadi pribadi yang hebat tanpa merendahkan orang lain, dan sukses tanpa mengambil hak orang lain," pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, SKM., MM., mengatakan puncak HAN merupakan penutup rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama sepekan, mulai dari jalan sehat, berbagai perlombaan hingga penampilan kreativitas anak.

Menurut Martinus Ridi, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk apresiasi kepada anak-anak berprestasi melalui pemberian penghargaan yang diharapkan mampu memotivasi anak-anak lain untuk terus belajar, berkarya, dan mengembangkan potensinya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan penuh kasih sayang agar anak-anak dapat tumbuh secara optimal.

Kadis, menambahkan, predikat Kabupaten Layak Anak kategori Pratama yang diraih Sekadau merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah, Forum Anak Daerah, organisasi perempuan, dunia usaha, media, dan masyarakat.

"Kita berharap sinergi ini terus diperkuat agar Kabupaten Sekadau dapat meraih predikat Kabupaten Layak Anak yang lebih tinggi pada masa mendatang," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, SH., M.H., menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan semua pihak bahwa anak adalah anugerah Tuhan sekaligus investasi terbesar bagi bangsa.

Menurutnya, masa depan Kabupaten Sekadau sangat ditentukan oleh kualitas anak-anak yang hari ini dibina, dididik, dilindungi, dan diberi kesempatan untuk berkembang.

"Anak bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan, serta ruang untuk menyampaikan pendapat," tegasnya.

Ia menilai pemenuhan hak anak tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, dunia usaha, media, organisasi masyarakat hingga seluruh elemen yang peduli terhadap masa depan anak.

Subandrio juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian Hari Anak Nasional Tahun 2026 melalui kontribusi tenaga, pikiran, fasilitas, maupun berbagai bentuk dukungan lainnya.

Kepada anak-anak, ia berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, gemar membaca, bijak memanfaatkan teknologi, serta menjauhi perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan.

"Dengan demikian, kita dapat melahirkan generasi Kabupaten Sekadau yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, percaya diri, dan mampu membawa daerah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera," ujarnya.

Usai menyampaikan sambutan, Wakil Bupati Sekadau secara resmi membuka Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 Kabupaten Sekadau, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan dan penampilan kreativitas anak-anak.

Penulis: Ika

Editor: Penanggung Jawab Radio Dermaga

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Berita Lainnya