Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Dinkes Sekadau: Warga Harus Waspada Gangguan Pernapasan Akibat Kabut Asap

 

Henry Alpius, S.Kep.,ME

Sekadau,  dermagafm.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, S.Kep.,ME

mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap, debu, dan polusi udara.

tersebut disampaikan Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, menyikapi kondisi kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau, Rabu 9 Sept 2026.

Henry mengatakan, kualitas udara yang kurang baik dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Karena itu, masyarakat diminta melakukan sejumlah langkah pencegahan, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.

“Jika ingin bepergian ke luar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker,” kata Henry.

Menurut dia, penggunaan masker dapat membantu mengurangi paparan debu dan partikel polutan yang terhirup saat masyarakat berada di luar ruangan.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal. Langkah tersebut penting untuk mengurangi paparan debu maupun partikel lain yang dapat memperburuk kondisi udara.

Henry juga mengingatkan masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah satunya melalui konsumsi makanan bergizi seimbang dan mencukupi kebutuhan istirahat.

“Yang penting juga menjaga kondisi tubuh agar tetap prima,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat, terutama kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan, membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.

Dinkes juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama kondisi udara kurang baik.

Sejumlah gejala yang perlu diwaspadai antara lain batuk, demam, sesak napas, serta keluhan pernapasan lainnya. Jika kondisi tersebut semakin berat, masyarakat diminta segera mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Apabila mengalami batuk, demam, sesak napas, atau keluhan yang semakin berat, jangan menunda. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat,” pesan Henry.

Henry berharap masyarakat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan selama kabut asap masih terjadi. Menurutnya, pencegahan sejak dini penting dilakukan agar paparan polusi udara tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memperburuk kualitas udara.

Dengan menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan kewaspadaan, risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap diharapkan dapat diminimalkan. (Ika)

Editor: Penjab Radio Dermaga SekadauKalau


Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya