Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Warga Diimbau Tidak Menampung Air Hujan Selama Proses Pembenihan Awan

Foto: poster/imbauan

Sekadau, dermagafm.com — Masyarakat diimbau untuk tidak menampung air hujan yang turun selama periode pelaksanaan pembenihan awan (cloud seeding).

Imbauan tersebut disampaikan melalui informasi yang beredar kepada masyarakat. Warga diminta tidak menggunakan air hujan yang ditampung untuk keperluan memasak, mandi, minum, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Dalam imbauan tersebut disebutkan, air hujan selama proses pembenihan awan berpotensi terkontaminasi bahan atau obat yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

Pembenihan awan untuk kurangi asap dan jerebu

Berdasarkan informasi dalam imbauan, proses pembenihan awan dilakukan selama beberapa minggu ke depan. Kegiatan tersebut bertujuan membantu mengurangi kadar jerebu atau asap dengan cara memicu terjadinya hujan.

Masyarakat kemudian diminta meningkatkan kewaspadaan dan memilih sumber air bersih yang aman serta layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Untuk tidak menampung air hujan selama periode ini, karena air hujan berpotensi mengandung bahan/obat yang digunakan dalam proses pembenihan awan,” demikian isi imbauan tersebut.

Masyarakat juga diingatkan untuk mengutamakan kesehatan keluarga serta bersama-sama menjaga lingkungan dan kesehatan.

Imbauan itu sekaligus mengajak masyarakat bekerja sama mendukung upaya pengurangan jerebu demi menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat.

Catatan: Informasi mengenai potensi kontaminasi air hujan di atas merupakan isi dari poster/imbauan yang diterima. Untuk kepastian mengenai bahan yang digunakan dalam pembenihan awan dan keamanan air hujan, masyarakat sebaiknya mengikuti keterangan resmi dari instansi berwenang. (Ika) 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Berita Lainnya