Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Bupati Sekadau Buka Akselerasi Hilirisasi Sawit Rakyat, Sekadau Percepat Hilirisasi Sawit, Petani Didorong Tak Hanya Jual TBS

Sekadau, dermagafm.com  — Bupati Sekadau, Aron, SH, membuka kegiatan Akselerasi Hilirisasi Sawit Rakyat yang digelar di Kabupaten Sekadau, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan, khususnya bagi petani kelapa sawit swadaya. Sekadau Rabu (16/4/2026)

Program tersebut difokuskan pada pengembangan produk turunan sawit berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan unit usaha koperasi, serta peningkatan daya saing petani. Melalui hilirisasi, petani diharapkan tidak lagi bergantung pada penjualan bahan mentah, melainkan mampu menghasilkan produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, lembaga terkait, hingga pelaku usaha. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya hilirisasi sebagai strategi peningkatan kesejahteraan petani.

Ketua Panitia, Sudarno, mengatakan kegiatan ini diikuti peserta dari 21 desa binaan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Sekadau. Selain sesi materi dari narasumber, kegiatan juga dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih Ketua SPKS Kabupaten Sekadau periode 2026–2030.

“Kegiatan ini didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti hingga selesai,” ujar Sudarno.

Ketua SPKS Kabupaten Sekadau, Bernadus Mohtar, menilai perkembangan perkebunan sawit di daerah cukup pesat, terutama di kalangan petani swadaya. Namun, selama ini petani masih cenderung fokus pada penjualan tandan buah segar (TBS).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong petani agar mulai mengembangkan produk turunan sawit sehingga memiliki nilai tambah ekonomi,” kata Bernadus.

Ia juga menekankan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Menurut dia, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi yang mampu menciptakan nilai tambah.

Sementara itu, Ketua SPKS Nasional, Sabarudin, mengatakan sejak berdiri pada 2008, SPKS terus berupaya meningkatkan kapasitas petani melalui edukasi dan kemitraan.

“Potensi sawit tidak hanya pada TBS. Saat ini sudah ada puluhan hingga ratusan produk turunan sawit yang bisa dikembangkan melalui UMKM,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan simbolis asuransi kecelakaan kerja kepada enam petani. SPKS menargetkan dapat membantu 100 petani pada tahun ini, serta turut memberikan dukungan terhadap pembangunan Gua Maria di Desa Setawar.

Badan Pengelola Dana Perkebunan BPDP, Linda, yang mengikuti kegiatan secara daring, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan UMKM berbasis sawit.

“Kami berharap semakin banyak UMKM yang naik kelas dan mampu menghasilkan produk yang lebih inovatif,” ujarnya.

Bupati Sekadau, Aron, dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor kelapa sawit merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah.

“Dalam empat tahun terakhir, pemerintah daerah telah menyalurkan sekitar 236.000 bibit sawit kepada masyarakat, dengan cakupan lahan sekitar 1.800 hektar,” kata Aron.

Ia menambahkan, pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021–2022, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sekadau tetap berada di atas 5,1 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Kalimantan Barat. Saat ini, pertumbuhan ekonomi berada di angka 4,8 persen, yang salah satunya didorong oleh sektor perkebunan sawit.

Pemerintah daerah, lanjut Aron, mengapresiasi peran SPKS dalam memberikan edukasi kepada petani.

“Kami melihat program SPKS memberikan dampak positif bagi petani di Kabupaten Sekadau, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan praktik pengelolaan kebun yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap petani sawit di Sekadau mampu bertransformasi dari produsen bahan mentah menjadi pelaku usaha berbasis hilirisasi yang berdaya saing tinggi.(Ika)

Editor penJab radio dermaga Sekadau 

 

Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya