Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Radio Dermaga & SIGNIS in Action: Kampanye Peduli Sampah di Sekadau Libatkan Pelajar dan Mahasiswa, Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan

Misa Pembukaan kegiatan Kampanye Peduli Sampah plastik di Sekadau 

Sekadau, dermagafm.com – Semangat kepedulian terhadap lingkungan hidup ditunjukkan oleh puluhan pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan kampanye peduli sampah yang digelar di Ruang Perpustakaan Institut Teknologi Keling Kumang Sekadau oleh Radio Dermaga, 17-19 April 2026.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 36 peserta dari lima sekolah tingkat SLTA, yakni SMAN 01 Sekadau, SMA Karya, SMK Keling Kumang, SMK Negeri 01, dan SMK Amaliyah, serta didukung oleh 7 mahasiswa ITKK Jurusan Agroteknologi.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang didukung oleh SIGNIS INDONESIA, dimana Radio Dermaga adalah anggota organisasi Media Katolik dunia. Untuk Regio Kalimantan anggota SIGNIS lainnya adalah Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak, juga Komsos Keuskupan Ketapang.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dimulai pada Jumat, 17 April 2026, dengan perayaan Misa yang dipimpin oleh Pastor Jasmin CP. Dalam suasana khidmat, para peserta diajak untuk merefleksikan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab iman dan moral. Setelah Misa, Pastor Jasmin memberikan penguatan melalui kisah dan penjelasan mengenai Ensiklik Laudato Si yang dikeluarkan oleh Paus Fransiskus, yang menekankan pentingnya merawat bumi sebagai rumah bersama.

Dalam penyampaiannya, Pastor Jasmin CP menegaskan bahwa krisis lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga persoalan moral. “Melalui Laudato Si, kita diajak untuk menyadari bahwa bumi ini bukan warisan nenek moyang semata, tetapi titipan bagi generasi mendatang yang harus kita jaga bersama,” ujarnya di hadapan peserta.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi edukasi yang menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi ITKK. Dr. Rm Andang, dosen ITKK, memberikan materi tentang perubahan iklim dan kaitannya dengan persoalan sampah yang semakin kompleks. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi sampah, terutama plastik, menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak perubahan iklim.

“Jika kita tidak mulai dari sekarang untuk mengelola sampah dengan bijak, maka dampak perubahan iklim akan semakin terasa, terutama bagi generasi muda. Kalian adalah agen perubahan yang bisa memulai dari hal kecil,” tutur Dr. Rm Andang dengan penuh penekanan.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi ini, terlebih ketika diskusi interaktif dibuka. Banyak di antara mereka yang menyampaikan pengalaman dan tantangan terkait pengelolaan sampah di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi terakhir yang dipandu oleh Donatus Leo S. Kom.M Kom, dosen ITKK, yang memberikan pelatihan tentang teknik praktis pembuatan video pendek dengan durasi 1 hingga 3 menit. Materi ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan komunikasi kreatif dalam menyampaikan pesan kampanye lingkungan kepada masyarakat luas melalui media digital.

Donatus Leo menekankan pentingnya kekuatan visual dalam menyampaikan pesan. “Video pendek bisa menjadi alat yang sangat efektif untuk mengedukasi masyarakat, asalkan pesan yang disampaikan jelas, menarik, dan menyentuh kesadaran penonton,” jelasnya.

Setelah mendapatkan pembekalan teori, para peserta langsung dibagi ke dalam enam kelompok dan diterjunkan ke lapangan untuk memproduksi film pendek bertema peduli sampah. Mereka mengunjungi berbagai lokasi di sekitar Kota Sekadau untuk merekam kondisi nyata terkait sampah, sekaligus menyampaikan pesan ajakan kepada masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung kepada peserta dalam mengkampanyekan isu lingkungan. Melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif, diharapkan para peserta mampu menjadi pelopor gerakan peduli sampah di lingkungan masing-masing.

Nico Bohot selaku Penanggungjawab radio menyampaikan harapan agar kampanye ini tidak berhenti pada kegiatan semata, tetapi dapat berkelanjutan melalui aksi nyata para peserta.

"Dengan keterlibatan pelajar dan mahasiswa, kampanye ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Sekadau,"harapnya.

Nico Bohot juga mengucapkan terima kasih kepada Institut Teknologi Keling Kumang, CUKK atas dukungan terhadap kegiatan ini, juga berterima kasih pada SIGNIS INDONESIA atas dukungan pada event tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga bumi. Sekadau pun diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang aktif dalam menggerakkan kampanye lingkungan berbasis edukasi dan aksi nyata.(NB)

Editor penJab radio dermaga Sekadau 

Tinggalkan Komentar

Lebih baru Berita Lainnya