Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Peserta Sekolah Adat Arus Kualant Praktikkan Cara Melestarikan Sungai, Ikan, dan Sumber Air

Sungai di Kalimantan Barat
Sekadau, dermagafm.com - Upaya menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda terus dilakukan melalui kegiatan Sekolah Adat Arus Kualant di Kecamatan Balai Berkuak, Kabupaten Ketapang. Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mempraktikkan langsung cara melestarikan sungai, ikan, dan sumber air yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Dayak.

Salah satu peserta, Jeron, bersama teman-temannya memperagakan berbagai langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian sungai. Di antaranya adalah tidak membuang sampah ke sungai, menjaga kawasan hutan di sekitar sumber air, tidak menangkap ikan dengan racun maupun setrum, serta mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sumber daya perairan secara bijaksana.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus dari Plorenthina Dessy, yang selama ini aktif mengajarkan nilai-nilai adat dan pelestarian lingkungan kepada anak-anak Dayak di wilayahnya. Menurut Dessy, sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga karena menyediakan air bersih, sumber pangan, dan menjadi bagian dari budaya masyarakat adat sejak dahulu.

Sungai adalah kehidupan bagi masyarakat Dayak. Jika sungai rusak, maka ikan akan berkurang, air bersih akan sulit didapat, dan generasi mendatang akan kehilangan salah satu warisan terpenting dari leluhur mereka,” ujar Dessy saat memberikan penjelasan kepada para peserta.

Ia menambahkan bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia dini agar anak-anak memiliki rasa tanggung jawab terhadap alam di sekitar mereka. Menurutnya, praktik langsung di lapangan menjadi cara yang efektif untuk menanamkan nilai tersebut.

Saya ingin anak-anak tidak hanya mendengar cerita tentang pentingnya menjaga sungai, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka harus menjadi pelindung sungai, ikan, dan sumber air di kampungnya masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Jeron mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberinya pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Kami belajar bahwa sungai harus dijaga bersama. Kalau kami menjaga sungai hari ini, maka ikan dan air bersih akan tetap ada untuk kami dan anak-anak di masa depan,” kata Jeron.

Melalui kegiatan Sekolah Adat Arus Kualant, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya memahami budaya Dayak, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian sungai, ikan, dan sumber air sebagai bagian dari kehidupan masyarakat adat yang berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya