Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Wabup Sekadau Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Foto: Wakil Bupati Sekadau, Subandriyo, S.H., M.H.,
Membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Usaha Mikro Menuju Wirausaha yang Berdaya Saing. 

Sekadau, dermagafm.com – Wakil Bupati Sekadau, Subandriyo, S.H., M.H., membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Peningkatan Usaha Mikro Menuju Wirausaha yang Berdaya Saing. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Umum Center Sekadau, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam mendorong pelaku usaha mikro agar mampu mengembangkan usahanya sehingga dapat naik kelas menjadi usaha menengah hingga usaha besar.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Emmanuel, menyampaikan bahwa usaha mikro memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian Kabupaten Sekadau. Karena itu, para pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan teknologi agar usahanya dapat berkembang menjadi usaha yang tangguh dan berdaya saing.

Ia mengapresiasi partisipasi dan antusiasme para pelaku UMKM, khususnya kaum ibu, yang mengikuti kegiatan sosialisasi. Menurutnya, banyaknya peserta yang masih berusia muda menunjukkan bahwa minat generasi muda untuk berwirausaha masih tinggi.

Emmanuel juga menyampaikan terima kasih kepada para pelaku UMKM yang selama ini telah bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah selama dirinya menjabat sebagai kepala dinas.

Menjelang purna tugas pada bulan depan, Emmanuel menyampaikan permohonan pamit kepada para pelaku UMKM dan pihak-pihak yang selama ini telah mendukung serta bekerja sama dengannya.

Dalam sambutannya, Subandriyo mengatakan, sektor usaha pada dasarnya terbagi menjadi tiga tingkatan, yakni usaha kecil, menengah, dan besar. Karena itu, pelaku usaha mikro diharapkan tidak hanya menjalankan usaha untuk bertahan, tetapi juga memiliki keinginan untuk terus berkembang.

“Usaha kecil harus bisa berkembang menjadi usaha menengah. Selanjutnya, usaha menengah bisa menjadi usaha besar,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki keinginan agar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sekadau dapat berkembang serta memiliki daya saing.

Subandriyo menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 13.000 pelaku UMKM yang tercatat di Kabupaten Sekadau. Namun, dari jumlah tersebut, pelaku UMKM yang masih aktif menjalankan usahanya diperkirakan hanya sekitar 2.000-an.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah. Pembinaan terhadap pelaku UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi dalam pengembangan UMKM, mulai dari tempat usaha hingga berbagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.

Selain itu, akses terhadap permodalan dengan bunga rendah juga dinilai penting untuk membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya.

“Ini harus menjadi perhatian dinas terkait melalui pembinaan yang baik dan berkelanjutan, sehingga para pelaku UMKM merasa diperhatikan oleh pemerintah,” katanya.

Subandriyo juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan pemerintah kepada pelaku UMKM benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan tujuan awal. Ia mencontohkan, pemerintah Kabupaten Sekadau sebelumnya pernah menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM. Namun, terdapat penerima bantuan yang justru tidak mampu mengembangkan usahanya hingga akhirnya berhenti.

Karena itu, ia berpesan kepada para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu yang mengikuti kegiatan tersebut, agar tetap fokus dalam mengembangkan usaha.

“Kalau ingin mengembangkan usaha, kita harus berusaha menjadi masyarakat yang produktif,” tegasnya.

Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi pelaku UMKM sehingga mampu mengelola usaha secara lebih baik, produktif, dan berdaya saing. (Ika)

Editor PenJab Radio Dermaga Sekadau

Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya