Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Oleh oleh dari Pelatihan Sosial dan Tanggap Bencana

Komen Narasumber dan peserta 

Sekadau, dermagafm.com - Pelatihan sosial dan tanggap bencana oleh Gereja Kemah Injil Indonesia wilayah 1 Kalimantan Barat yang dibuka Bupati Sekadau Aron, SH, malam harinya ditutup oleh Pdt Daniel Alfius yang juga Ketua Badan Musyawarah Antara Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kalbar pada Jumat 7 Oktober jam 18.30 WIBA.

Acara yang berthemakan : "Pelayanan sosial-kemanusiaan yang terdampak secara holistik bagi kemuliaan Allah" dihadiri oleh 64 peserta perwakilan GKII dari berbagai wilayah serta para pendeta dan seluruh pengurus GKII se-Kabupaten Sekadau.

Jeffray Raja Tugam SE, selaku Ketua  Panitia, kepada Radio Dermaga yang meliput acara penutupan ini mengatakan bahwa acara yang berlangsung satu hari penuh ini diikuti dengan antusias oleh 60-an peserta dan berharap ini menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. 

"Sesuai dengan tema kita pada hari ini adalah pelayanan sosial kemanusiaan yang berdampak secara holistik bagi kemuliaan Allah, ini adalah sosialisasi dari  Gereja yang tidak terlepas dari umat manusia yang ada di dalamnya dan harapan kita setelah kita selesai kita bisa menerapkan dalam kehidupan kita sehari hari di dalam gereja masing-masing,"ujar Jeffray yang juga Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Sekadau.

Ketua Panitia juga berharap upaya masyarakat anggota gereja kita ini bisa memelihara merawat pohon yang ada jadi sinkron dengan pidato Bupati yang mengharapkan  supaya ada partisipasi warga Gereja yang siap tanggap akan bencana. Menurut Jeffray, masyarakat yang ingin menanam pohon durian dan lain-lain bisa mengajukan bantuan bibit pada pemerintah. 

Jeffray juga menjelaskan  bahwa program ini adalah dukungan dari CEMA, Christian Missionary Association dari Amerika Serikat dan dari BAMAGNAS Propinsi  Kalimantan Barat.

Sementara itu,  Pendeta Daniel Alpius M.Th, salah satu narasumber dan Ketua BAMAGNAS Kalbar yang diwawancara oleh Radio Dermaga memberika kesannya atas kegiatan yang berlangsung satu hari full ini. Pendeta Daniel Alpius mengatakan bahwa latar belakang acara ini yaitu untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan penanganan bencana.

"Sosialisasi bagaimana persiapan kita ketika terjadi bencana seperti banjir dan kebakaran. Mencegah ibarat nya lebih baik mencegah daripada mengobati, mencegah antara lain kita menjaga lingkungan kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon,"jelasnya.

Menurut Pendeta Daniel, kebakaran dan banjir adalah ulah manusia makanya Gereja perlu melakukan sosialisasi dan dilanjutkan kepada jemaat jemaat secara bersama sebab pencegahan bencana ini tidak bisa 1 orang tapi bekerjasama dan dengan bersinergi dengan pemerintah untuk mencegah bencana. 

"Saya punya istilah trilogi kerukunan umat beragama,  yaitu rukun antar interen umat seagama, rukun terhadap agama lain, rukun terhadap pemerintah. Oleh karenya kami  menghimbau kepada semua pendegar dari radio Dermaga ini, mari kita bekerjasama sama mencegah seperti kebakaran dan banjir,"tutupnya.

Adalah Pendeta Uder, selaku peserta mengatakan kepada radio Dermaga bahwa kegiatan Patihan ini sangat bermannfaat secara pribadi.

"Karena ini membuka suatu wawasan dimana kita perlu konsep kemanusiaan sosial itu sangat penting karena itulah gaya hidup kita sebagai umat Tuhan sebagai manusia yang mahkluk sosial kita harus saling mengingat orang orang disekitar kita, sesama kita memerlukan bantuan dengan kegiatan seperti ini kita bisa memahami bagaimana cara cara yang bisa membuat orang yang disekitar kita yang meminta pertolongan bisa kita bantu,"jelas Pendeta yang saat ini bertugas di GKII di Belitang Baru, desa Padak Kecamatan Belitang, sekaligus sebagai Sekretaris GKII.

Hal senada disampaikan oleh Pdt Herkulanus, gembala GKII Seransa Desa Gonis Tekam Sekadau Hilir.

"Terima kasih Radio Dermaga yang selalu menyampaikan informasi terkait dengan perkembangan dan kegiatan gereja. 

"Kami diberi pelatihan yang terutama masalah bagaimana mendapatkan biaya agar bisa membantu masyarakat maka dalam hal itu dilatih juga seperti apa, setiap gereja itu ada komisi komisi sosial yg memang sudah dibentuk dan bergerak mencari dana baik di luar jemaat mau jemaat kita sendiri. Intinya banyak sekali yg kami rapat kan dari narasumber narasumber dari GKII wilayah 1 Kalimantan Barat,"terangnya. 

Peserta lain, Evangelis Gristina yang bertugas di Gereja Kemah Injil Tapang Semadak menyampaikan terima kasih pada panitia kegiatan yang sudah berbagi pengetahuan tentang tanggap bencana dan berharap kedepannya manfaat ini bisa untuk membantu penangan bencana di Kabupaten Sekadau sendiri.

Editor: Pen.Jab Radio Dermaga

Info ini bisa disimak di dermaga 100,9 FM atau di dermagafm.com HP Android Anda.











Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya