Play
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar
dermagaFm | Radio Streaming Kalbar

Keling Kumang Festival Ke-4 Resmi Ditutup, Wabup Sekadau Bangga Kaum Muda Lestarikan Budaya Dayak

Suasana Malam Penutupan KKF ke-4               Sabtu 16 Mei 2026

Sekadau dermaga fm.com  – Rangkaian kegiatan Keling Kumang Festival (KKF) ke-4 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Subandrio pada Sabtu malam dalam suasana meriah dan penuh rasa syukur, bertempat di Taman Kelempiau CU Keling Kumang Tapang Sambas Desa Tapang Semadak, 16 Mei 2026.

Penutupan festival budaya tahunan tersebut sengaja dipusatkan di kawasan Credit Union Keling Kumang dengan dihadiri masyarakat, peserta lomba, tamu undangan, serta para tokoh adat dan pemuda Dayak.

Sebelum acara penutupan resmi dilakukan, CEO Credit Union Keling Kumang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh aparat keamanan yang telah menjaga jalannya kegiatan sejak 14 Mei hingga malam penutupan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat keamanan yang sudah mengamankan kegiatan ini dari tanggal 14 Mei hingga malam hari ini sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada KKF ke-4 tahun ini terdapat sembilan jenis lomba yang diperlombakan dan seluruh pemenangnya telah diumumkan pada malam penutupan tersebut. Menurutnya, seluruh peserta telah menunjukkan semangat melestarikan budaya lokal melalui berbagai kompetisi budaya dan seni tradisional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemenang dan seluruh peserta yang sudah tampil dan berpartisipasi dalam Keling Kumang Festival tahun ini,” katanya lagi.

CEO CUKK juga berharap para pemenang Bujang Keling dan Dara Kumang tahun 2026 nantinya dapat menjadi bagian dari gerakan sosial dan budaya di lingkungan CU Keling Kumang.

“Kami berharap Bujang Keling dan Dara Kumang tahun 2026 dapat diberikan peluang menjadi aktivis di lingkungan CU Keling Kumang apabila bersedia,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan rasa bangganya terhadap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan budaya tersebut.

“Saya bangga, mudah-mudahan anak muda ini bisa memberikan kontribusi terbaik untuk Festival Keling Kumang tahun 2027 nanti,” tuturnya.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, ia juga mengusulkan agar tahun depan tersedia area khusus kuliner tradisional, termasuk warung bipang atau babi panggang sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Dayak.

Sementara itu, Ketua BOD Credit Union Keling Kumang dalam sambutannya turut menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Pemerintah Kabupaten Sintang atas dukungan terhadap pelaksanaan festival tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sintang yang telah mendukung kegiatan Keling Kumang Festival ini,” ujarnya.

Ia mengaku bangga terhadap seluruh peserta yang telah ambil bagian dalam berbagai perlombaan dan kegiatan budaya selama festival berlangsung.

“Saya bangga kepada para juara dan seluruh peserta lainnya yang sudah berpartisipasi dalam event Keling Kumang Festival ini,” katanya.

Selain itu, Ketua BOD juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pelaku UMKM yang ikut meramaikan kawasan festival.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas penyediaan warung-warung dan seluruh aktivitas masyarakat sehingga acara ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

“Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama sehingga festival budaya ini tetap hidup dan berkembang dari tahun ke tahun,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Subandrio secara resmi menutup kegiatan KKF ke-4. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

“Kita perlu mengucap syukur kepada Tuhan karena rahmat-Nya sehingga pada malam hari ini bisa dilaksanakan acara penutupan Keling Kumang Festival,” ujarnya.

Ia juga menilai penggabungan kegiatan Keling Kumang Festival dengan Iban Summit dan Kongres Literasi Dayak Pertama menjadi langkah besar dalam memperkuat identitas budaya Dayak.

“Seperti yang disampaikan Ketua BOD CU Keling Kumang bahwa acara ini digabungkan dengan Iban Summit dan Kongres Literasi Dayak pertama, ini merupakan kegiatan yang sangat baik,” katanya.

Sebagai pemerintah daerah, dirinya mengaku bangga melihat generasi muda terus menjaga warisan budaya leluhur.

“Saya bangga karena kegiatan ini menampilkan budaya nenek moyang kita yang terus dilanjutkan oleh kaum muda sampai hari ini,” tegasnya.

“Kegiatan seperti ini harus terus dipertahankan karena menjadi ruang bagi generasi muda untuk mencintai budaya dan identitas daerahnya,” pungkas Wakil Bupati Sekadau. (NB)

Editor: Pen Jab Radio Dermaga 

Tinggalkan Komentar

Berita Baru Berita Lainnya