![]() |
| Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menerima 26 mahasiswa Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRI) Pontianak |
Sekadau, dermagafm.com
– Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menerima 26 mahasiswa Universitas Persatuan
Guru Republik Indonesia (UPGRI) Pontianak yang akan melaksanakan Pengenalan
Lapangan Persekolahan (PLP-2) di sejumlah sekolah di Kabupaten Sekadau,
Kalimantan Barat. Sekadau Senin, 7 September
2026
Kegiatan tersebut berlangsung selama
kurang lebih tiga bulan, mulai 1 September hingga pertengahan November 2026.
Para mahasiswa akan ditempatkan di empat sekolah, yakni SMAN 1 Sekadau, SMPN 1
Sekadau Hilir, SMAN Sekadau Hulu, dan SMPN Belitang Hulu.
PLP-2 merupakan bagian dari proses
pendidikan calon guru untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa
dalam lingkungan persekolahan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan
tidak hanya memahami teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mampu
menerapkannya dalam praktik mengajar dan mendidik siswa.
Wakil Rektor UPGRI Pontianak, Dr.
Anurahman, M.Pd., mengatakan seluruh mahasiswa yang mengikuti PLP-2 tersebut
merupakan putra-putri asal Kabupaten Sekadau.
Dalam kesempatan itu, dosen pembimbing
juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga sikap dan nama baik almamater selama menjalankan
kegiatan di sekolah.
Sementara itu, Wakil Bupati Sekadau
Subandrio berpesan agar mahasiswa memanfaatkan kesempatan PLP-2 untuk
memperoleh pengalaman sebanyak-banyaknya.
Menurut dia, menjadi seorang guru tidak
semata-mata berkaitan dengan kemampuan menyampaikan materi pelajaran kepada
siswa. Lebih dari itu, guru memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter
dan kepribadian anak.
“Menjadi guru bukan hanya mengajar,
tetapi juga mendidik karakter anak,” ujar Subandrio.
Ia berharap pengalaman selama mengikuti
PLP-2 dapat menjadi bekal bagi para mahasiswa ketika nantinya benar-benar terjun
sebagai tenaga pendidik.
Subandrio juga mengaitkan pentingnya
peningkatan kualitas pendidikan dengan cita-cita mewujudkan Indonesia Emas
2045. Menurut dia, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci untuk
mencapai target tersebut.
Penguasaan teknologi, kata dia, perlu
terus ditingkatkan agar generasi muda mampu mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, pemerintah juga perlu terus menekan angka putus sekolah, mengurangi
kemiskinan, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan masyarakat yang
sehat.
Subandrio menyebut kondisi pendidikan di
Kabupaten Sekadau menunjukkan sejumlah perkembangan positif. Angka buta huruf
dan putus sekolah di daerah tersebut relatif rendah.
Meski demikian, ia mengatakan masih
terdapat tantangan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah
satunya terkait jumlah masyarakat yang memiliki pendidikan hingga jenjang
doktoral yang masih minim.
Karena itu, keberadaan calon guru yang
menjalani PLP-2 diharapkan dapat turut memberikan kontribusi bagi peningkatan
kualitas pendidikan di Kabupaten Sekadau.
“Jadikan pengalaman ini sebagai proses
belajar untuk menjadi guru yang sesungguhnya,” kata Subandrio.
Wabup Subandrio meminta 26 mahasiswa
PLP-2 UPGRI Pontianak tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga mempersiapkan
diri menjadi guru yang mampu membentuk karakter generasi muda menuju Indonesia
Emas 2045.(Ika)
Editor: Penjab Radio Dermaga Sekadau
